Medan, 5 Mei 2026, TobaRescueNews.com
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan menerima kunjungan tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam rangka pelaksanaan kegiatan verifikasi data profil risiko, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan dan keamanan penerbangan di wilayah Sumatera Utara.
Pelaksanaan verifikasi di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan berlangsung pada tanggal 4 hingga 7 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian data profil risiko, khususnya yang berkaitan dengan kesiapsiagaan operasional, dukungan pencarian dan pertolongan terhadap potensi kecelakaan penerbangan, serta sinergi antarinstansi dalam penanganan kondisi darurat.
Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan pengecekan dokumen, validasi data, serta diskusi teknis bersama jajaran Kantor SAR Medan guna memastikan seluruh aspek operasional telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Verifikasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kami dalam mendukung keselamatan penerbangan, khususnya pada aspek pencarian dan pertolongan. Sinergi antara Basarnas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sangat krusial dalam menghadapi potensi kondisi darurat di wilayah kerja,” ujar Hery.
Sementara itu, Inspektur Navigasi Penerbangan, Sigit Djumatno, menegaskan bahwa kegiatan verifikasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menitikberatkan pada kesiapan nyata di lapangan. “Kegiatan verifikasi ini kami laksanakan untuk memastikan bahwa data profil risiko yang dimiliki setiap instansi benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi riil di lapangan. Kantor SAR Medan menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari sisi personel, peralatan, maupun koordinasi antarinstansi dalam mendukung keselamatan penerbangan,” ungkap Sigit.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi yang terbangun antara Basarnas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menjadi kunci dalam menciptakan sistem keselamatan penerbangan yang terintegrasi dan responsif.
Kepala Kantor SAR Medan juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta modernisasi peralatan dan sumber daya manusia guna memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat sistem mitigasi risiko serta meningkatkan efektivitas koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi kecelakaan transportasi udara.
Dengan terlaksananya kegiatan verifikasi ini, diharapkan seluruh data dan sistem pendukung operasional yang dimiliki Kantor SAR Medan semakin akurat, terintegrasi, dan siap digunakan dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, dan profesional. Ss/hms



Komentar