Beranda Branding Breaking News Hukum Index Berita Kriminal Medan Nasional Peristiwa SEO Sumatera Utara
Beranda / Sumatera Utara / Pencarian Hingga Tengah Malam, Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional Temukan Remaja Hanyut di Sungai Sei Belawan

Pencarian Hingga Tengah Malam, Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional Temukan Remaja Hanyut di Sungai Sei Belawan

Deli Serdang, 17 Mei 2026 — TobaRescueNews.com

Upaya pencarian intensif yang dilakukan Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional terhadap seorang remaja yang tenggelam di aliran Sungai Sei Belawan akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Aldo Aditya (15) berhasil ditemukan pada Minggu dini hari dalam keadaan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hanyut di Dusun VI Desa Pulau Agas, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut bermula pada Jumat, (15/05/2026) ketika korban bersama Empat orang rekannya berenang menyeberang sungai, diduga korban kehabisan tenaga hingga hanyut terseret arus sungai. Setelah menerima informasi dari pihak keluarga dan masyarakat setempat, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung melakukan assessment awal serta berkoordinasi dengan unsur SAR terkait untuk menentukan metode pencarian yang efektif dan aman. Operasi SAR kemudian dilaksanakan dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu LCR, perlengkapan water rescue, serta dukungan peralatan pendeteksi Aqua Eye guna membantu proses pencarian korban di area yang dicurigai.

Sejak hari pertama Pencarian berlangsung hingga malam hari dengan kondisi medan yang cukup menantang. Arus sungai yang deras, jarak pandang terbatas, serta kondisi pencahayaan minim menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Namun demikian, seluruh unsur SAR tetap melaksanakan pencarian secara maksimal demi mempercepat penemuan korban.

Tim Operasi SAR Nasional Yang di Koordinir oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan/Pos SAR Tanjung Balai Asahan Temukan Korban Terseret Arus Sungai Aek Natas Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Setelah pencarian intensif dilakukan selama tiga hari, pada Minggu (17/05) sekitar pukul 00.35 WIB, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban di sekitar Jembatan Titi Besi Sungai Sei Belawan sekitar ±2,5 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan selanjutnya langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC), menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi menemukan korban.

“Seluruh unsur SAR gabungan telah bekerja secara optimal dengan melaksanakan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga korban akhirnya berhasil ditemukan. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Hery.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan operasi SAR tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

Lima Hari Dalam Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Batang Toru Ditemukan Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan/Pos SAR Danau Toba bersama Tim Operasi SAR Nasional Dalam Keadaan Meninggal Dunia

“Kolaborasi antarunsur SAR menjadi faktor penting dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan. Kami mengapresiasi seluruh personel yang tetap bekerja maksimal meskipun dihadapkan pada kondisi medan dan pencarian malam hari yang cukup berisiko,” tambahnya.

Selain itu, Hery juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai maupun wilayah perairan lainnya, khususnya terhadap anak-anak dan remaja.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak saat berada di sekitar sungai. Faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari,” tegasnya.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Medan, Polsek Hamparan Perak, BPBD Deli Serdang, TAGANA, perangkat desa, masyarakat, serta keluarga korban.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai peralatan pendukung seperti Rescue Hilux Double Cabin, perahu LCR, Aqua Eye, perlengkapan water rescue, peralatan medis, perangkat komunikasi, APD personal, dan kantong jenazah guna mendukung kelancaran proses pencarian dan evakuasi korban.

Dipimpin H Pelly Yusuf, PT Helen Bersaudara Indonesia Berhasil Akuisisi 2 Perusahaan Tambang Batubara di Kutai Timur

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi berlangsung. Ss/Hms

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan