Karo, 6 Juli 2026, TobaRescueNews.Com
Tim SAR Gabungan yang dikoordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan berhasil menemukan korban yang diduga hanyut di Sungai Lau Biang, Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Senin (6/7). Korban ditemukan pada pukul 17.10 WIB dalam keadaan meninggal dunia setelah enam hari pencarian, berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP).
Korban diketahui bernama Nuah Ginting (61). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, peristiwa bermula pada Selasa, 30 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, saat korban pergi memancing di pinggir Sungai Lau Biang, Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. Namun hingga malam hari korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga korban bersama masyarakat dan personel Polsek Payung segera melakukan pencarian di sekitar lokasi. Dalam pencarian awal tersebut, petugas hanya menemukan barang-barang milik korban berupa parang, sandal, dan tempat ikan di lokasi korban biasa memancing, sementara keberadaan korban belum diketahui. Selanjutnya, pihak keluarga melalui Polsek Payung melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk meminta bantuan pelaksanaan Operasi SAR.
Sejak operasi SAR dimulai, Tim SAR Gabungan melakukan berbagai metode pencarian secara terpadu. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran Sungai Lau Biang dengan cara pemantauan dari udara menggunakan drone thermal, deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye, serta scouting darat menyusuri bantaran sungai pada sektor-sektor yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Pada hari keenam operasi, Senin (6/7), Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi sejak pukul 07.00 WIB. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika pada pukul 17.10 WIB korban berhasil ditemukan pada koordinat 03°07′20.44″N 98°18′08.08″E, sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian awal, dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR Gabungan selanjutnya mengevakuasi korban menuju rumah duka dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC), mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal dengan memadukan berbagai metode pencarian sesuai karakteristik medan operasi.
“Selama enam hari pelaksanaan Operasi SAR, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Lau Biang menggunakan perahu, deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye, pemantauan udara menggunakan drone thermal, serta scouting darat di sepanjang bantaran sungai. Alhamdulillah, pada hari keenam korban atas nama Nuah Ginting berhasil ditemukan pada pukul 17.10 WIB sekitar empat kilometer dari lokasi awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Hery.
Hery juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat, terdiri dari Basarnas Medan, BPBD Kabupaten Karo, Polsek Tiganderket, Koramil Tiganderket, perangkat Desa Batu Karang, serta masyarakat yang selama enam hari penuh bekerja sama tanpa mengenal lelah dalam proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat kebersamaan selama operasi berlangsung. Sinergi seluruh unsur menjadi faktor penting sehingga korban akhirnya dapat ditemukan dan dievakuasi dengan aman,” tambahnya.
Dengan telah ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap satu orang yang diduga hanyut di Sungai Lau Biang, Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi, kerja sama, dan profesionalisme selama pelaksanaan operasi. Ss/Hms



Komentar