Medan, 20 Juni 2026, TobaRescueNews.com
Tim Operasi SAR Nasional yang dikoordinir oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan akhirnya berhasil menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Babura, Jalan Cinta Karya, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Korban ditemukan pada Sabtu (20/6) sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Satra Yuda (17), seorang pelajar yang berdomisili di Kota Medan. Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Babura pada Jumat (19/6) sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, saat kejadian kondisi debit air Sungai Babura mengalami peningkatan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu. Korban yang sedang mandi bersama beberapa rekannya diduga tidak mampu melawan derasnya arus sungai hingga akhirnya terseret dan tenggelam.Rekan-rekan korban bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban tidak berhasil ditemukan. Selanjutnya pihak keluarga dan perangkat kelurahan menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Jumat malam pukul 20.00 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD Kota Medan, unsur kepolisian, serta masyarakat setempat langsung melakukan koordinasi, asesmen lapangan, dan menyusun rencana operasi pencarian.
Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet (LCR), peralatan pendeteksi bawah air Aqua Eye, serta perlengkapan water rescue lainnya di sepanjang aliran Sungai Babura hingga ke arah hilir.Setelah pencarian intensif yang berlangsung sejak malam hingga siang hari, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu (20/6) pukul 11.32 WIB. Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian ke arah hilir sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, S.H., M. Si. Selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan bahwa keberhasilan pencarian tidak terlepas dari sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat di lapangan.
“Setelah menerima laporan kejadian, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan. Pencarian dilakukan secara maksimal melalui penyisiran permukaan sungai dan pemantauan menggunakan peralatan SAR yang tersedia. Alhamdulillah, pada hari ini pukul 11.30 WIB korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal hanyut dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.
Hery juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada saat kondisi cuaca hujan yang dapat menyebabkan kenaikan debit air dan arus menjadi lebih deras.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di sungai. Hindari mandi atau berenang saat kondisi cuaca buruk maupun setelah hujan deras karena debit air dapat meningkat secara tiba-tiba dan berpotensi membahayakan keselamatan,” tambahnya.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, BPBD Kota Medan, Polsek Medan Baru, serta masyarakat dan keluarga korban.Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing. Ss/hms



Komentar