Dairi, 5 Juli 2026
Tim SAR Gabungan yang dikoordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Parapat berhasil menemukan korban tenggelam saat snorkeling di perairan Danau Toba, Desa Ujung Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Minggu (5/7) pukul 09.45 WIB.
Setelah operasi pencarian yang melibatkan penyisiran permukaan air, deteksi bawah air menggunakan Aqua Eye, serta penyelaman oleh tim SAR, Korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban hanyut pada kedalaman sekitar 20 meter dalam keadaan meninggal dunia Korban diketahui bernama Brian Sabbath Taruna Capah (32).
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 17.00 WIB saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Danau Toba. Rekan korban sempat menunggu hingga pukul 18.00 WIB, namun korban tidak kunjung muncul ke permukaan sehingga dilakukan pencarian awal oleh BPBD Kabupaten Dairi. Karena korban belum ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Danau Toba pada pukul 20.10 WIB untuk meminta bantuan pelaksanaan Operasi SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Danau Toba yang berjumlah enam personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Bouyancy Boat (RBB) Basarnas. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, melaksanakan asesmen, briefing, serta melakukan pencarian awal menggunakan Aqua Eye dan Echo Sounder guna mendeteksi keberadaan korban di bawah permukaan air.
Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan menyisir permukaan perairan menggunakan Rescue Boat, melakukan deteksi bawah air menggunakan Aqua Eye pada sejumlah titik yang dicurigai, kemudian mengerahkan tim penyelam untuk melakukan penyelaman pada lokasi yang terindikasi terdapat objek di dasar danau.Upaya tersebut membuahkan hasil.
Pada Minggu, 5 Juli 2026, pukul 09.45 WIB, korban berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 20 meter dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC), menyampaikan bahwa keberhasilan operasi merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR serta penerapan metode pencarian yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi kejadian.
“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian secara bertahap, dimulai dengan penyisiran di permukaan perairan menggunakan Rescue Boat, dilanjutkan deteksi bawah air menggunakan Aqua Eye untuk mengidentifikasi dugaan keberadaan korban, kemudian dilakukan penyelaman pada titik yang terindikasi. Alhamdulillah, pada pukul 09.45 WIB korban berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 20 meter dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Hery.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Dairi, Polri, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat yang telah bersinergi selama proses pencarian. Kolaborasi yang baik menjadi kunci sehingga operasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan korban berhasil ditemukan,” tambahnya.
Dengan telah ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap satu orang yang tenggelam di Perairan Danau Toba, Desa Ujung Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme selama pelaksanaan operasi. Ss/hms



Komentar