Beranda Branding Breaking News Index Berita Inspirasi Medan Nasional Peristiwa SEO Sumatera Utara
Beranda / Sumatera Utara / Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Arus di Sungai Denai, Tim Basarnas Medan Sisir Sungai Hingga Malam Hari

Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Arus di Sungai Denai, Tim Basarnas Medan Sisir Sungai Hingga Malam Hari

Medan, 5 April 2026, TobaRescueNews.Com

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan terseret arus di Sungai Denai, Jalan Menteng Raya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (5/4/2026).

Korban diketahui bernama Tina (9), seorang anak perempuan yang hingga saat ini masih dalam status dalam pencarian (DP). Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Lingkungan 17, Ibu Maisarah, kejadian bermula pada pukul 16.00 WIB saat korban bersama empat orang temannya mandi di aliran Sungai Denai. Saat sedang beraktivitas di sungai, korban tiba-tiba terseret arus yang cukup deras hingga akhirnya hanyut.Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh warga setempat bersama teman korban, namun belum membuahkan hasil.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan untuk mendapatkan bantuan SAR. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 7 personel Tim Rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban.

Setibanya di lokasi, tim segera melakukan koordinasi dengan unsur terkait, termasuk pihak kepolisian dari Polsek Medan Area, BPBD Kota Medan, pemerintah setempat, serta masyarakat. Tim kemudian melaksanakan assessment dan briefing guna menentukan strategi pencarian.

Pendidikan Dasar Pencarian dan Pertolongan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Resmi Ditutup, 10 Peserta Dinyatakan Lulus

Operasi SAR dilakukan yaitu SRU I melakukan pencarian dengan menggunakan peralatan deteksi bawah air (Aqua Eye) di sekitar lokasi kejadian, dilanjutkan penyisiran permukaan air menggunakan perahu LCR sejauh ±1 kilometer sedangkan SRU II melakukan penyisiran darat (scouting) ke arah hilir sungai sejauh ±1 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, S.H., M. Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan bahwa tim telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan metode kombinasi pencarian air dan darat.

“Tim telah melakukan upaya pencarian secara intensif dengan membagi sektor pencarian menjadi dua SRU, memanfaatkan teknologi Aqua Eye untuk deteksi bawah air serta penyisiran permukaan dan bantaran sungai. Namun hingga malam hari ini, korban masih belum ditemukan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi arus sungai yang cukup deras serta visibilitas yang terbatas pada malam hari menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi.

“Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada esok hari dengan memperluas area pencarian ke arah hilir dan mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang ada,” tambahnya.

Pelaksanaan Verifikasi Data Profil Risiko Di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas Medan), Dukung Peningkatan Keselamatan Penerbangan

Hingga laporan ini disampaikan, hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR akan dilanjutkan pada Senin pagi (6/4/2026) dengan strategi lanjutan guna memperbesar peluang penemuan korban. Ss/hms

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan