Samosir, 13 Juni 2026, TobaRescueNews.com
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Danau Toba melaksanakan Siaga SAR Khusus dalam rangka mendukung penyelenggaraan Event Trail of The Kings (TOTK) 2026 yang berlangsung di kawasan Waterfront Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (13/06).
Kegiatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan Basarnas dalam menjamin keselamatan para peserta selama berlangsungnya salah satu ajang lari lintas alam terbesar di Indonesia yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah.Dalam pelaksanaannya, personel Pos SAR Danau Toba bersinergi bersama BPBD Provinsi Sumatera Utara dan BPBD Kabupaten Samosir untuk melaksanakan pengamanan di sepanjang jalur perlombaan.
Pelepasan peserta dilakukan secara bertahap, dimulai pukul 03.00 WIB untuk kategori 100 kilometer, pukul 06.00 WIB untuk kategori 60 kilometer, dan pukul 07.00 WIB untuk kategori 28 kilometer.Untuk mengoptimalkan pengawasan dan respons kedaruratan, tim SAR dibagi ke dalam empat pos pengamanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis lintasan perlombaan, yakni Pos Rumah Hela, Pos Ginolat, Pos Desa Bonan Dolok, dan Pos Waterfront Pangururan sebagai pusat kegiatan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat yang memerlukan pertolongan.
“Kehadiran Basarnas dalam Event Trail of The Kings 2026 merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan berskala nasional yang melibatkan aktivitas luar ruang dengan tingkat risiko tertentu. Personel kami telah ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kesiapsiagaan dan kemampuan respons secara cepat apabila terjadi kondisi darurat selama perlombaan berlangsung,” ujar Hery Marantika.
Lebih lanjut, Hery menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengedepankan prinsip pencegahan dan kesiapsiagaan melalui pemantauan jalur lomba, koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara serta unsur terkait lainnya.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lintasan, cuaca, serta kesehatan peserta selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara Basarnas, BPBD, panitia, dan seluruh unsur pendukung menjadi kunci utama dalam menciptakan event yang aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan siaga SAR tersebut, tim didukung berbagai peralatan dan sarana operasi, di antaranya kendaraan rescue double cabin, sepeda motor trail, peralatan mountaineering, alat penerangan, perlengkapan komunikasi, dan alat pelindung diri personel.
Berdasarkan hasil pemantauan hingga laporan ini disampaikan, tidak terdapat kejadian kecelakaan, kondisi membahayakan manusia (KMM), maupun bencana yang menimpa peserta maupun panitia. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali di bawah kondisi cuaca cerah berawan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan akan terus melaksanakan pemantauan dan kesiapsiagaan hingga seluruh rangkaian Event Trail of The Kings 2026 selesai dilaksanakan. Ss/Hms



Komentar