Peristiwa
Beranda / Peristiwa / Ditengah Suasana Lebaran, Basarnas Tetap Bertugas Mencari Korban Speedboat Terbalik di Perairan OKI

Ditengah Suasana Lebaran, Basarnas Tetap Bertugas Mencari Korban Speedboat Terbalik di Perairan OKI

Ogan Komering Ilir, Toba Rescue.com — Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang korban tenggelam akibat kecelakaan speedboat di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Korban diketahui bernama Iwan (35), laki-laki, yang merupakan pengemudi (serang) speedboat. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat speedboat yang ditumpanginya tiga orang, terdiri dari satu orang serang dan dua orang penumpang, berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin, menuju Kayuagung, Kabupaten OKI.

Dalam perjalanan, speedboat sempat berhenti dan menepi untuk menanyakan arah kepada warga setempat.

Warga telah mengarahkan agar rombongan memutar balik dan menggunakan jalur lain karena rute yang akan dilalui dinilai berbahaya, terdapat banyak halangan serta fenomena “hole” atau pusaran air.

Pendidikan Dasar Pencarian dan Pertolongan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Resmi Ditutup, 10 Peserta Dinyatakan Lulus

Namun, pengemudi speedboat tetap melanjutkan perjalanan melalui jalur tersebut meskipun telah beberapa kali diperingatkan.

Sekitar pukul 18.30 WIB, speedboat yang ditumpangi korban tersedot ke dalam hole dan masuk ke pusaran air hingga menyebabkan kecelakaan. Dua orang penumpang berhasil diselamatkan oleh warga, sementara korban Iwan hilang terseret arus dan tenggelam.

Kantor SAR Palembang menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 21.50 WIB di hari yang sama, dan segera mengerahkan tim menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.

Dalam operasi SAR, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 dan SRU 2 melakukan pencarian dengan metode penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet (LCR), dengan jangkauan pencarian hingga radius 5 km² ke arah utara dari lokasi kejadian.

Pelaksanaan Verifikasi Data Profil Risiko Di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas Medan), Dukung Peningkatan Keselamatan Penerbangan

Pencarian dilakukan dengan menyisir sisi kanan dan kiri sungai serta menyebarkan informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan bahwa hingga saat ini korban masih dalam pencarian.

“Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir area yang telah ditentukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Raymond juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat, khususnya pengguna transportasi air, agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi jalur yang akan dilalui. Pastikan juga untuk selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti life jacket guna meminimalisir risiko kecelakaan,” tambahnya.

Bocah Berusia Sembilan Tahun Hanyut di Sungai Deli, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Bersama Tim Operasi SAR Nasional Lakukan Pencarian Korban

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. (HMS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan